Sri Sultan Imbau Pemda Kedepankan Empan Papan, Hindari Perilaku Berlebihan demi Stabilitas Daerah

0
diy

Predator.News – Yogyakarta. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, menyerukan agar seluruh pimpinan pemerintah daerah mengedepankan kemampuan empan papan—kemampuan menempatkan diri secara tepat sesuai situasi, kondisi, dan kedudukan—dalam menjalankan tugas maupun menyikapi perkembangan situasi saat ini.

Imbauan tersebut disampaikan Sri Sultan usai mendengarkan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian melalui Zoom Meeting bersama seluruh kepala daerah provinsi dan kabupaten/kota, Sabtu (30/08). Sri Sultan mengikuti arahan tersebut dari Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, didampingi Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X, Pj. Sekda DIY Aria Nugrahadi, serta Kepala Pelaksana BPBD DIY sekaligus Plt. Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad.


Pemimpin Daerah Diminta Jaga Stabilitas dan Tidak Berlebihan

Sri Sultan menekankan bahwa setiap kepala daerah memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk menjaga stabilitas wilayahnya masing-masing. Karena itu, sikap, perilaku, dan tindakan pimpinan daerah harus dilakukan secara terukur.

“Kami sebagai kepala daerah punya tanggung jawab untuk menjaga daerahnya masing-masing. Berarti harus bisa berperan aktif membangun daerah dari kemungkinan instabilitas. Saya berharap para pimpinan daerah punya perilaku tidak berlebih, empan papan,” tegas Sri Sultan.

Menurutnya, budaya masyarakat Jogja masih mengutamakan rasa—apa yang dirasakan—dibandingkan sekadar apa yang dipikirkan. Karena itu, ia meminta agar seluruh aparatur daerah mengedepankan adu rasa: kepekaan terhadap situasi dan kebutuhan masyarakat sebelum mengambil tindakan.

“Kalau masyarakat kita di Jogja, lebih ke apa yang kita rasakan, bukan apa yang kita pikirkan. Empan papan itu bicara rasa. Kalau apa yang kita rasakan, berarti hati kita. Jogo itu kan pengendalian diri,” imbuhnya.


Makna Empan Papan: Menempatkan Diri dengan Bijak

Sri Sultan menjelaskan bahwa empan papan bukan sekadar etika sosial, tetapi prinsip kepemimpinan yang harus dipegang para pejabat publik. Istilah Jawa tersebut menggambarkan kemampuan seseorang menempatkan diri secara tepat menurut konteks, situasi, dan peran yang diemban.

Ia berharap nilai ini disosialisasikan hingga ke tingkat terbawah agar seluruh aparatur memiliki kepekaan dan kebijaksanaan dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.


Mendagri Tito: Cegah Potensi Gangguan, Tunda Kegiatan Berbau Pemborosan

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan pentingnya langkah antisipatif kepala daerah untuk mengamankan wilayah masing-masing.

“Mencegah lebih baik daripada nantinya terjadi hal-hal yang lebih besar lagi,” ucap Tito.

Ia juga meminta agar pemda menunda kegiatan yang terkesan pemborosan atau berlebihan, termasuk acara seremonial yang tidak mendesak. Tito mengingatkan bahwa kegiatan seremonial yang mewah mudah dipelintir sehingga menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

Lebih lanjut, Mendagri menekankan pengaktifan koordinasi Forkopimda untuk menyamakan persepsi, membaca peta situasi, serta membagi tugas dalam upaya menjaga ketertiban dan pendekatan kepada tokoh masyarakat.

“Samakan langkah, aktifkan koordinasi Forkopimda. Saudara bisa saling membagi tugas untuk penertiban dan pendekatan kepada masyarakat,” tandasnya.


DIY Tekankan Harmoni dan Pengendalian Diri

Dengan budaya empan papan yang menjadi karakter masyarakat Yogyakarta, Sri Sultan berharap seluruh pemimpin dan aparatur daerah mampu menjadi teladan dalam mengutamakan rasa, menjaga harmoni, serta menghindari tindakan berlebihan yang dapat memicu instabilitas.

Pesan ini menjadi pengingat bahwa stabilitas daerah bukan hanya dibangun dengan aturan, namun juga dengan karakter, kepekaan, dan kendali diri para pemimpinnya.(**)

Loading

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon
Tweet 20

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

YouTube
Instagram
Telegram
WhatsApp
FbMessenger
Tiktok
URL has been copied successfully!