Tim Pengawasan SPMB Samarinda: Mayoritas Aduan Terkait Jalur Domisili, Tidak Ditemukan Manipulasi Sistem

0
Screenshot_20260714-133053_Facebook

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Inspektorat Kota Samarinda, Firdaus Akbar.

 

Samarinda, predator.news– Pelaksana Tugas (Plt.) Inspektur Kota Samarinda, Firdaus Akbar, menyampaikan hasil klarifikasi Tim Pengawasan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) terhadap 36 pengaduan yang disampaikan wali murid terkait pelaksanaan SPMB jenjang SMP Tahun Ajaran 2026/2027.

Firdaus menjelaskan, tim pengawasan dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Samarinda dan bekerja sesuai mekanisme yang berlaku. Setiap pengaduan harus disampaikan secara tertulis serta dilengkapi data pendukung agar dapat diverifikasi secara objektif dan tidak menimbulkan fitnah maupun dampak terhadap pihak lain.

Dari hasil klasifikasi, sebanyak 33 aduan atau 91,67 persen berkaitan dengan jalur domisili, satu aduan (2,78 persen) terkait afirmasi dan domisili, serta dua aduan (5,56 persen) mengenai prestasi akademik dan domisili.

Tim kemudian melakukan pemeriksaan melalui verifikasi administrasi, pengecekan lapangan, serta penelusuran jejak digital proses pendaftaran yang seluruhnya dilakukan secara daring.

“Hasilnya menunjukkan sebagian pendaftar memang berada di luar batas jarak terjauh yang diterima pada sekolah tujuan. Dalam sistem SPMB, jarak tidak bisa dimanipulasi. Bahkan jika melebihi batas hanya satu atau dua meter, sistem otomatis menempatkan pendaftar di luar peringkat penerimaan,” jelas Firdaus.

Ia juga menepis anggapan adanya permainan dalam perubahan peringkat selama masa pendaftaran. Menurutnya, perubahan posisi peserta merupakan hal yang wajar karena dipengaruhi masuknya pendaftar baru dan proses verifikasi data yang berlangsung selama tahapan seleksi.

Firdaus menegaskan seluruh proses pengawasan dilakukan secara profesional berdasarkan data dan fakta, bukan asumsi. Ia memastikan sistem SPMB yang digunakan dapat diuji secara teknis dan tidak memungkinkan adanya manipulasi terhadap peringkat maupun jarak domisili peserta.(Iwan)

Loading

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon
Tweet 20

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

YouTube
Instagram
Telegram
WhatsApp
FbMessenger
Tiktok
URL has been copied successfully!