Pemprov Banten Genjot Pemerataan Pembangunan Desa untuk Perkuat Iklim Investasi

0
banten

Banten, Predator.news – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk memperkuat iklim investasi melalui pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Regional Forum 2025 yang mengusung tema “Penguatan Investasi dan Pembiayaan untuk Menciptakan Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru.”

Menurut Andra, ketimpangan ekonomi antara desa dan kota di Banten masih menjadi tantangan utama. Salah satu penyebabnya adalah belum meratanya kualitas infrastruktur di wilayah perdesaan dibandingkan kawasan perkotaan.

“Pembangunan ekonomi tidak boleh timpang. Desa harus tumbuh bersama kota. Infrastruktur yang kuat di desa akan membuka akses dan peluang ekonomi baru,” tegasnya.


Program Bang Andra: Konektivitas Desa untuk Dorong Arus Investasi

Untuk menjawab persoalan tersebut, Pemprov Banten meluncurkan Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra). Program ini berfokus pada peningkatan konektivitas antarwilayah melalui pembangunan dan perbaikan jalan desa.

Andra menekankan bahwa aksesibilitas yang baik adalah fondasi utama investasi.

“Bila desa terhubung dengan pusat pertumbuhan, investasi akan datang. Program Bang Andra adalah kunci membuka ruang investasi baru,” ujarnya.

Program ini disebut turut memetakan potensi ekonomi setiap desa, sehingga pembangunan infrastruktur sejalan dengan arah pengembangan investasi daerah.


Penguatan SDM: Pendidikan Gratis hingga Vokasi Industri

Selain pembangunan fisik, Pemprov Banten juga memperkuat sumber daya manusia sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru. Upaya ini dilakukan melalui:

  • Peningkatan pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan kebutuhan kawasan industri

  • Kerja sama pelatihan dengan perusahaan besar di Banten

  • Program Sekolah Gratis untuk SMA, SMK, dan SKh swasta

Andra menegaskan, pemerataan akses pendidikan yang berkualitas akan menjamin tersedianya tenaga kerja terampil yang dibutuhkan dunia industri.

“Kami ingin anak-anak Banten punya kesempatan yang sama untuk tumbuh. SDM yang kuat akan mempercepat transformasi ekonomi,” jelasnya.


Realisasi Investasi Tembus Rp91,5 Triliun

Dalam kesempatan tersebut, Andra juga mengungkapkan capaian investasi Banten yang terus menunjukkan tren positif. Hingga September 2025, realisasi investasi telah mencapai Rp91,5 triliun, dengan lebih dari separuhnya berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Capaian tersebut menempatkan Banten sebagai salah satu destinasi investasi paling kompetitif di Indonesia, didukung oleh keberadaan kawasan industri skala nasional dan pembangunan infrastruktur yang terus dikembangkan.


Banten Menuju Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru

Dengan kombinasi strategi pembangunan desa, penguatan SDM, dan percepatan investasi, Andra Soni optimistis Banten dapat menciptakan mesin pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.

“Investasi tumbuh bila masyarakatnya siap, infrastrukturnya memadai, dan pemerintahnya responsif. Itulah arah pembangunan Banten hari ini,” tegasnya.(**)

Loading

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon
Tweet 20

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

YouTube
Instagram
Telegram
WhatsApp
FbMessenger
Tiktok
URL has been copied successfully!